• Produk
  • Promo
  • Artikel

Teori Kuantitas Uang

Teori yang menjelaskan hubungan antara uang, harga, dan ekonomi; hubungan ini menjelaskan bagaimana tingkat inflasi yaitu dengan cara mengendalikan jumlah uang yang beredar (quantify theory of money).

Otoritas Jasa Keuangan

Apa itu Teori Kuantitas Uang?

Teori kuantitas uang adalah teori bahwa variasi harga berkaitan dengan variasi jumlah uang beredar. Versi yang paling umum, kadang-kadang disebut "teori neo-kuantitas" atau teori Nelayan, menunjukkan ada hubungan proporsional mekanis dan tetap antara perubahan dalam jumlah uang beredar dan tingkat harga umum. Perumusan teori kuantitas uang yang populer dan kontroversial ini didasarkan pada persamaan oleh ekonom Amerika Irving Fisher.

Persamaan Fisher dihitung sebagai :

M×V=P×T

Dimana:

M=money supply (jumlah uang beredar)

V=velocity of money (perputaran uang)

P=average price level (tingkat harga rata-rata)

T=volume of transactions in the economy (volume transaksi dalam perekonomian)

Secara umum, teori kuantitas uang mengasumsikan bahwa peningkatan jumlah uang cenderung menciptakan inflasi, dan sebaliknya. Misalnya, jika Federal Reserve atau Bank Sentral Eropa (ECB) menggandakan pasokan uang dalam perekonomian, harga jangka panjang dalam perekonomian akan cenderung meningkat secara dramatis.

Teori Model Fisher memiliki banyak kekuatan, termasuk kesederhanaan dan penerapan ke model matematika. Namun, ia menggunakan beberapa asumsi palsu untuk menghasilkan kesederhanaannya, termasuk desakan pada peningkatan proporsional dalam jumlah uang beredar, independensi variabel dan penekanan pada stabilitas harga.

Istilah lainnya dari Kategori Terkait

Teori Harapan

Teori tingkat bunga yang mengatakan bahwa hasil yang diharapkan dari surat berharga ditentukan oleh berapa besar pengaruh harapan investor terhadap tingkat suku bunga pada waktu yang akan datang (expectation theory).

Selengkapnya

Elastisitas Penawaran

"Tingkat tanggapan (respons) terhadap perubahan harga; jika harga bergerak naik, biasanya penawaran akan meningkat; jika tidak meningkat, penawaran itu tidak elastis; penawaran dikatakan elastis jika kenaikan harga juga diikuti kenaikan produksi (elasticity of supply)."

Selengkapnya

Bukti Transaksi

Dokumen sebagai tanda bukti yang mendukung serta mengesahkan atas transaksi yang dilakukan atau tanda bukti adanya kewajiban pada pihak lain yang masih harus dilaksanakan, misalnya cek, bilyet giro, dan dokumen pengiriman uang; lihat juga bukti pelunasan (voucher).

Selengkapnya

Promo Produk Keuangan Tokopedia

Lihat Semua Promo