• Produk
  • Promo
  • Artikel

Pailit

"debitur yang mempunyai dua atau lebih kreditur dan tidak membayar sedikitnya satu utang yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih, dinyatakan pailit dengan putusan pengadaan yang berwenang, baik atas permohonannya sendiri maupun atas permintaan seorang atau lebih krediturnya; apabila debitur merupakan bank, permohonan pernyataan pailit hanya dapat diajukan oleh Bank Indonesia; sin. bangkrut (bankrupt)."

Otoritas Jasa Keuangan

pailit/pai·lit/ a jatuh (tentang perusahaan dan sebagainya); bangkrut; jatuh miskin

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Apa Itu Pailit?

Pailit adalah sebuah proses dimana seorang debitur memiliki kesulitan untuk membayar utangnya, lalu dinyatakan pailit dalam pengadilan. Pengadilan yang berhak menggugat adalah pengadilan niaga, karena debitur dianggap tidak dapat membayar utangnya. Karena debitur tidak dapat membayar hutangnya, maka harta debitur akan dibagikan kepada para kreditur berdasarkan keputusan pengadilan atau undang-undang yang berlaku.

Syarat Pengajuan Pailit

Perusahaan dapat mengajukan pernyataan pailit jika memenuhi syarat-syarat yuridis kepailitan. Syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut:

  • Perusahaan memiliki utang
  • Terdapat hutang yang sudah jatuh tempo dan dapat ditagih
  • Adanya debitur
  • Adanya kreditur (lebih dari satu kreditur)
  • Permohonan pernyataan pailit
  • Pernyataan pailit oleh Pengadilan Niaga

Tata Cara Pengajuan Pailit

Pihak yang berhak Mengajukan Pailit:

  • Debitur mengajukan sendiri permohonan pailit tanpa adanya paksaan.
  • Atas permintaan satu atau lebih kreditur.
  • Kejaksaaan atas nama kepentingan umum.
  • Bank Indonesia yang dalam hal debitur, sudah ditentukan merupakan lembaga bank.
  • Badan Pengawas Pasar Modal dalam hal debitur merupakan perusahaan efek.

Langkah-langkah Mengajukan Pailit:

  1. Permohonan pailit, syaratnya telah diatur dalam Undang-Undang No. 4 Tahun 1998
  2. Keputusan pailit memiliki kekuatan tetap dan tidak bisa diganggu gugat. Jangka waktu permohonan pailit hingga keputusan pailit dijatuhkan memiliki kekuatan tetap juga selama 90 hari.
  3. Rapat verifikasi, atau rapat pendaftaran dari utang piutang. Dalam rapat ini akan dilakukan pendataan jumlah nominal utang dan piutang yang dimiliki debitur. Verifikasi utang ini penting untuk dilakukan karena akan ditentukan urutan pertimbangan hak untuk kreditur.
  4. Perdamaian, proses ini selalu diusahakan untuk diagendakan. Jika proses perdamaian berhasil, maka proses kepailitan tidak akan dilanjutkan atau berakhir. Namun, jika proses ini tidak berjalan akan dilanjutkan ke tahap berikutnya.
  5. Homologasi akur, proses permintaan pengesahan yang dilakukan oleh Pengadilan Niaga, hal ini dilakukan jika proses perdamaian diterima.
  6. Insolvensi, keadaan dimana debitur dinyatakan benar-benar tidak bisa melunasi hutang-hutangnya karena jumlah harta yang dimiliki debitur lebih sedikit daripada jumlah hutangnya.
  7. Pemberesan atau likuidasi, harta kekayaan debitur akan dijual dan dibagikan kepada kreditur konkruen setelah dikurangi biaya-biaya.
  8. Rehabilitasi, yaitu usaha untuk memulihkan nama baik kreditur. Hal ini hanya dilakukan jika perdamaian diterima, jika ditolak maka proses rehabilitasi tidak perlu dilakukan.
  9. Kepailitan berakhir.

Istilah lainnya dari Kategori Terkait

Perusahaan

"n: Kegiatan (pekerjaan dan sebagainya) yang diselenggarakan dengan peralatan atau dengan cara teratur dengan tujuan mencari keuntungan (dengan menghasilkan sesuatu, mengolah atau membuat barang-barang, berdagang, memberikan jasa, dan sebagainya)."

Selengkapnya

Harta

"n barang (uang dan sebagainya) yang menjadi kekayaan; barang milik seseorang."

Selengkapnya

Piutang

"Uang yang dipinjamkan (yang dapat ditagih dari seseorang); utang-piutang, uang yang dipinjam dari orang lain dan yang dipinjamkan kepada orang lain."

Selengkapnya

Promo Produk Keuangan Tokopedia

Lihat Semua Promo