• Produk
  • Promo
  • Artikel

Moral Hazard

“Dalam bidang ekonomi, risiko moral (bahasa Inggris: moral hazard) terjadi ketika seseorang meningkatkan paparan mereka terhadap risiko ketika tertanggung. Hal ini dapat terjadi, misalnya, ketika seseorang mengambil lebih banyak risiko karena orang lain menanggung biaya dari risiko-risiko tersebut.”

Wikipedia

“Risiko bahwa suatu pihak belum menandatangani kontrak dengan itikad baik atau telah memberikan informasi yang menyesatkan tentang aset, kewajiban, atau kapasitas kreditnya.”

Investopedia

Apa itu Moral Hazard?

Bahaya moral terjadi ketika salah satu pihak dalam transaksi memiliki peluang untuk menanggung risiko tambahan yang berdampak negatif pada pihak lainnya. Keputusan ini didasarkan bukan pada apa yang dianggap benar, tetapi apa yang memberikan tingkat manfaat tertinggi, karenanya merujuk pada moralitas. Ini dapat berlaku untuk kegiatan dalam industri keuangan, seperti dengan kontrak antara peminjam atau pemberi pinjaman, serta industri asuransi.

Sejarah Moral Hazard

Istilah ini berasal dari abad ke-17 dan secara luas digunakan oleh perusahaan asuransi Inggris pada akhir abad ke-19 oleh Dembe dan Boden. Penggunaan awal istilah ini mengandung konotasi negatif, menyiratkan penipuan (fraud) atau perilaku tidak bermoral. Konsep moral hazard adalah subjek penelitian baru oleh para ekonom pada 1960-an dan kemudian menyiratkan perilaku tidak bermoral atau penipuan. Ekonom akan menggunakan istilah ini untuk menggambarkan ketidakefisienan yang dapat terjadi ketika risiko dipindahkan atau tidak dapat sepenuhnya dievaluasi, daripada deskripsi tentang etika atau moral dari pihak yang terlibat.

Cara Mengatasi Moral Hazard

  1. Membangun motivasi atau insentif. Contohnya dalam asuransi, untuk menghindari bahaya moral, perusahaan asuransi akan merancang kontrak untuk memberi insentif agar nasabah mengasuransikan suatu produk. Mereka juga tidak akan mengasuransikan dalam jumlah penuh, dimana terdapat proses pembayaran uang muka pertama dari klaim asuransi. Perusahaan asuransi juga akan mempersulit proses mendapatkan uang, sehingga akan lebih enggan untuk mengajukan klaim.
  2. Menghukum perilaku buruk. Pemerintah dapat memberikan jaminan bank, tetapi menghukum mereka yang bertanggung jawab untuk membuat keputusan yang sembrono. 
  3. Pembayaran terkait kinerja. Untuk menghindari bahaya moral di pasar tenaga kerja, mungkin ada beberapa bentuk evaluasi kinerja dan tidak ada jaminan pekerjaan seumur hidup.
  4. Membagi-bagi bank sehingga mereka tidak terlalu besar untuk gagal. Masalahnya terjadi ketika bank dengan tabungan konsumen juga melakukan investasi berisiko. Ini adalah investasi berisiko yang memerlukan bailout.

Istilah lainnya dari Kategori Terkait

Asuransi

"Perjanjian antara penanggung dan tertanggung, yang mewajibkan tertanggung membayar sejumlah premi untuk memberikan penggantian atas risiko kerugian, kerusakan, kematian, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan diderita karena suatu peristiwa yang tidak terduga (insurance)."

Selengkapnya

Investasi

“Penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.”

Selengkapnya

Asuransi Perlindungan Bank

"Polis asuransi, yang dibeli melalui perantara asuransi, yang melindungi bank terhadap kerugian akibat berbagai macam tindakan kriminal, seperti penipuan oleh pegawai, perampokan, pencurian, dan pemalsuan (‘bankers and brokers’ blanket bond)."

Selengkapnya

Promo Produk Keuangan Tokopedia

Lihat Semua Promo