• Produk
  • Promo
  • Artikel

Monopsoni

Keadaan pasar barang tertentu yang pembelinya hanya dilakukan oleh seorang atau sekelompok pembeli sehingga dapat menentukan tingkat harga (monopsony).

Otoritas Jasa Keuangan

Monopsoni, adalah keadaan di mana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.

Wikipedia

Apa Itu Monopsoni?

Monopsoni adalah bentuk pasar yang didalamnya hanya terdapat satu penjual dan satu konsumen yang menjadi pembeli tunggal. Kelompok pengusaha selaku pembeli tunggal ini menguasai pasar komoditas dan dapat memunculkan potensi persaingan tidak sehat. Monopsoni merupakan sebuah kebalikan dari Monopoli, yang dikuasai oleh satu penjual besar.

Ciri-ciri Pasar Monopsoni

Pasar Monopsoni memiliki beberapa ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Jumlah pembeli dan penjual tidak seimbang, biasanya penjual berjumlah banyak namun hanya ada satu atau beberapa pembeli.
  2. Barang yang diperjualbelikan adalah barang mentah. Barang mentah tersebut nantinya akan dijual kembali ke pihak lain.
  3. Harga ditentukan oleh pembeli. Tidak jarang harga yang ditawarkan pembeli tidak sesuai dengan harapan penjual, namun akan tetap diterima karena sulit untuk mendapatkan pembeli lain.
  4. Pendapatan tidak merata, disebabkan oleh pembeli yang menentukan dan mempengaruhi harga. Pendapatan yang diterima oleh pelaku pasar monopsoni akan tidak seimbang karena kekuasaan yang tidak merata. 
  5. Sering terjadi perselisihan. Perselisihan antara penjual dan pembeli terjadi karena harga yang diberikan oleh pembeli tidak sesuai dengan ekspektasi penjual. Biasanya hal ini diatasi oleh pemerintah selaku pihak ketiga. 

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Monopsoni

Kelebihan Pasar Monopsoni:

  • Kualitas produk terjamin, karena pembeli hanya mau membeli barang yang berkualitas.
  • Penjual termotivasi untuk selalu melakukan inovasi terhadap usahanya.
  • Penentuan harga lebih mudah karena tidak terpengaruh inflasi.
  • Penjual akan lebih mudah menemukan pembeli tanpa perlu melakukan promosi.
  • Alur penjualan lebih mudah diatur karena proses produksi akan selalu berjalan dan dijual langsung kepada pembeli.

Kekurangan Pasar Monopsoni:

  • Pembeli berlaku semena-mena, khususnya dalam penentuan harga.
  • Keluhan penjual tidak didengar karena pembeli terlalu egois memikirkan keuntungan yang didapatnya.
  • Masalah ekonomi hanya ditanggung penjual, seperti inflasi, deflasi, hingga kelangkaan bahan baku.

Istilah lainnya dari Kategori Terkait

Pasar

1. tempat umum untuk menjual dan membeli barang; 2. bertemunya penjual dan pembeli barang atau jasa, tidak selalu harus ada tempat secara fisik, misalnya pasar uang (market).

Selengkapnya

Monopoli

“Situasi yang pengadaan barang dagangannya tertentu (di pasar lokal atau nasional) sekurang-kurangnya sepertiganya dikuasai oleh satu orang atau satu kelompok, sehingga harganya dapat dikendalikan.” / “hak tunggal untuk berusaha (membuat dan sebagainya).”

Selengkapnya

Ilmu Ekonomi

"n: ilmu tentang produksi, distribusi, dan konsumsi barang, serta berbagai masalah yang bersangkutan dengan itu, seperti tenaga kerja, pembiayaan, dan keuangan;ilmu pengetahuan tentang kegiatan sosial manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang diperoleh dari lingkungannya."

Selengkapnya

Promo Produk Keuangan Tokopedia

Lihat Semua Promo