• Produk
  • Promo
  • Artikel

Indeks Harga

Angka indikator tingkat harga dan tingkat inflasi yang dipublikasikan oleh pemerintah atau lembaga tertentu yang berwenang, sebagai indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) dan indeks harga produsen (produser price index/PPI) (price indexes).

Otoritas Jasa Keuangan

Apa Itu Indeks Harga?

Indeks harga adalah suatu ukuran statistik yang menyatakan perubahan harga yang terjadi dari satu periode ke periode berikutnya. Pencatatan data dari indeks harga di Indonesia dilakukan oleh Badan Pusat Statistik atau BPS.

Jenis-jenis Indeks Harga

  1. Indeks Harga Konsumen (IHK) – Indeks yang menjelaskan perubahan harga suatu barang atau layanan yang dibeli oleh konsumen. Indeks ini berisi data mengenai harga barang atau jasa yang dikumpulkan dari berbagai daerah. Data tersebut menggambarkan perilaku konsumen dalam berbelanja. Indeks ini menjadi dasar dalam menentukan penyesuaian gaji, upah, uang pensiun, dan jenis kontrak lainnya yang digunakan oleh Badan Pusat Statistik sebagai indikator inflasi di Indonesia.
  2. Indeks Harga Produsen (IHP) – Perbandingan harga barang dan jasa yang dibeli produsen pada waktu tertentu. Barang yang biasa dibeli produsen adalah bahan mentah atau bahan setengah jadi.
  3. Indeks Harga Petani – Indeks harga yang harus dibayar oleh petani merupakan angka yang menggambarkan perkembangan harga kebutuhan rumah tangga petani, baik kebutuhan konsumsi rumah tangga maupun proses produksi pertanian seperti pupuk, benih, dan obat-obatan. Sementara itu, indeks harga yang diterima oleh petani merupakan angka yang menunjukkan sejumlah harga sebagai perkiraan penghasilan petani dari penjualan hasil produksi pertaniannya tersebut.
  4. Indeks Harga Implisit (Deflator GNP) – Berfungsi untuk menentukan tingkat inflasi dari waktu ke waktu dengan membandingkan Produk Nasional Bruto nominal dalam tahun tertentu dengan Produk Nasional Bruto nyata. Perhitungan cara ini melibatkan semua barang yang diproduksi.

Tujuan Indeks Harga

  • Digunakan sebagai alat ukur dalam melihat tingkat ekonomi dari satu periode ke periode lain.
  • Mengukur tingkat inflasi dalam negara.
  • Digunakan oleh pedagang untuk menentukan harga jual produk.
  • Pedoman untuk mengatur upah gaji buruh, serta menyesuaikan kenaikan gaji buruh jika terjadi inflasi.
  • Pedoman dalam pengambilan keputusan atau kebijakan yang dilakukan oleh pelaku usaha ataupun pemerintah.

Fungsi Indeks Harga

Indeks harga memiliki beberapa fungsi di bawah ini:

  • Berfungsi sebagai dasar dari pembuatan kebijakan ekonomi negara, misalnya saja seperti kebijakan fiskal dan moneter.
  • Sebagai pedoman untuk mengukur suatu efisiensi dalam pembelian berbagai jenis barang.
  • Digunakan untuk pedoman kebijakan harga.
  • Sebagai acuan untuk menentukan jumlah persediaan atau stok suatu barang.
  • Berguna untuk membantu dalam pertimbangan kegiatan jual beli saham.

Ciri-Ciri Indeks Harga

Berikut ciri-ciri atau karakteristik yang dimiliki oleh indeks harga:

  • Indeks harga dipergunakan untuk membandingkan standar harga dari waktu ke waktu.
  • Indeks harga ditetapkan berdasarkan hal yang relevan.
  • Indeks harga ditetapkan oleh sampel, bukan dari populasi.
  • Perhitungan indeks harga dapat dilakukan berdasarkan waktu dengan kondisi ekonomi yang stabil.
  • Perhitungan indeks harga dilakukan dengan menggunakan metode yang sesuai dan tepat.
  • Perhitungan indeks harga dilakukan dengan cara membagi harga tahun yang akan akan dihitung indeksnya dengan harga tahun dasar dan kemudian dikali 100.

Cara Menghitung Indeks Harga

Untuk dapat menghitung suatu indek harga, kamu dapat menggunakan beberapa metode perhitungan dan rumus di bawah ini:

  • Metode Indeks Harga Tidak Tertimbang
    Angka Indeks dalam metode ini dihitung menggunakan metode agregatif sederhana dan meliputi indeks harga, nilai, dan juga kuantitas. Berikut rumus yang dapat digunakan:

    Ia = PnP0 100%

    Keterangan:
    Ia : Indeks Harga Agregatif atau tidak tertimbang
    Pn : Harga yang dihitung angka indeksnya atau pada tahun yang mau dihitung (n)
    P0 : Harga pada tahun dasar

  • Metode Indeks Harga Tertimbang
    Metode perhitungan indeks harga tertimbang dapat dilakukan dengan menggunakan tiga metode yang berbeda, yakni:

    Metode Laspeyres
    Cara menghitung dengan metode ini adalah mengalikan harga barang dengan kuantitatif tiap tahunnya terlebih dahulu, lalu hasilnya dijumlahkan. Setelah mendapatkan angkanya, kemudian dibagi dan dikali dengan kuantitas pada tahun dasar. Barulah hasil angkanya dikali dengan 100.

    IL = PnQ0P0Q0 100%

    Keterangan:
    IL : Indeks laspeyres yang ingin dihitung.
    Pn : Harga yang dihitung angka indeksnya atau pada tahun yang mau dihitung (n)
    P0 : Harga pada tahun dasar
    Q0 : Kuantitas barang pada tahun dasar.

    Metode Paasche
    Metode ini dihitung dengan cara menjadikan faktor penimbang kuantitas pada tahun dasar sebagai acuan dalam perhitungannya. Setelah hasil angkanya didapatkan, lalu dikalikan dengan 100.

    IL = PnQnP0Qn 100%

    Keterangan:
    IL : Indeks paasche yang ingin dihitung.
    Pn : Harga yang dihitung angka indeksnya atau pada tahun yang mau dihitung (n)
    P0 : Harga pada tahun dasar
    Qn : Kuantitas barang pada tahun ke-n atau yang akan dihitung.

    Marshall Edgeworth
    Sementara, metode Marshall Edgeworth dilakukan dengan menjumlahkan atau menggabungkan jumlah tahun dasar dengan jumlah tahun berjalan. Setelah itu, dikalikan dengan harga pada tahun dasar atau pada tahun berjalan, lalu langkah terakhir dikali 100.

    IL = Pn (Q0+Qn) /  P0 (Q0+Qn) 100%

    Keterangan:
    IL : Indeks Marshall Edgeworth yang ingin dihitung.
    Pn : Harga yang dihitung angka indeksnya atau pada tahun yang mau dihitung (n)
    P0 : Harga pada tahun dasar
    Qn : Kuantitas barang pada tahun ke-n atau yang akan dihitung.
    Q0 : Kuantitas barang pada tahun dasar

Cara Menyusun Indeks Harga

Berikut langkah-langkah penyusunan indeks harga:

  1. Merumuskan tujuan untuk menyusun angka indeks, seperti apa yang akan diukur, metode pengukurannya, hingga tujuan pengukuran dilakukan.
  2. Membutuhkan sumber dan syarat perbandingan data
  3. Memilih periode atau tahun dasar
  4. Memilih timbangan dengan memperhatikan faktor kuantitas.

Peranan Indeks Harga Dalam Ekonomi

Indeks harga dalam dunia ekonomi memiliki peran yakni sebagai berikut:

  • Sebagai petunjuk untuk standar dari suatu keadaan ekonomi, contohnya seperti indeks harga berperan sebagai petunjuk tentang tren perdagangan secara tepat, dan indeks harga yang diterima petani dapat memberikan gambaran perihal kemakmuran di bidang agraria.
  • Indeks harga secara umum dapat digunakan sebagai pedoman untuk berbagai jenis administrasi dan kebijakan perusahaan.
  • Indeks harga berperan sebagai deflator.
  • Indeks harga berperan sebagai acuan untuk membeli berbagai macam barang.
  • Indeks harga konsumsi berperan sebagai acuan untuk menentukan gaji buruh saat terjadi inflasi.

Istilah lainnya dari Kategori Terkait

Ilmu Ekonomi

"n: ilmu tentang produksi, distribusi, dan konsumsi barang, serta berbagai masalah yang bersangkutan dengan itu, seperti tenaga kerja, pembiayaan, dan keuangan;ilmu pengetahuan tentang kegiatan sosial manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang diperoleh dari lingkungannya."

Selengkapnya

Inflasi

"in·fla·si"

Selengkapnya

Harga

“Nilai barang yang ditentukan atau dirupakan dengan uang: mobil ini sangat mahal --nya;jumlah uang atau alat tukar lain yang senilai, yang harus dibayarkan untuk produk atau jasa, pada waktu tertentu dan di pasar tertentu.”

Selengkapnya

Istilah Populer Terbanyak Dicari

Promo Produk Keuangan Tokopedia

Lihat Semua Promo