Go Public

Definisi Go Public

Go public adalah proses penjualan saham perusahaan kepada masyarakat umum yang sebelumnya dipegang oleh pemegang saham secara pribadi.

Bareksa

Proses Penawaran Umum saham dapat dikelompokkan menjadi 4 tahapan berikut: 1. Tahap Persiapan Tahapan ini merupakan tahapan awal dalam rangka mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan proses Penawaran Umum. Pada tahap yang paling awal perusahaan yang akan menerbitkan saham terlebih dahulu melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk meminta persetujuan para pemegang saham dalam rangka Penawaran Umum saham. Setelah mendapat persetujuan, selanjutnya emiten melakukan penunjukan penjamin pelaksana emisi serta lembaga dan profesi penunjang pasar yaitu: - Penjamin Pelaksana Emisi (Lead Underwriter). Merupakan pihak yang paling banyak keterlibatannya dalam membantu emiten dalam rangka penerbitan saham. Kegiatan yang dilakukan penjamin pelaksana emisi antara lain: menyiapkan berbagai dokumen, membantu menyiapkan prospektus, dan memberikan penjaminan atas penerbitan. - Akuntan Publik (Auditor Independen). Bertugas melakukan audit atau pemeriksaan atas laporan keuangan calon emiten. - Penilai untuk melakukan penilaian terhadap aktiva tetap perusahaan dan menentukan nilai wajar dari aktiva tetap tersebut. - Konsultan Hukum untuk memberikan pendapat dari segi hukum (legal opinion). - Notaris untuk membuat akta-akta perubahan Anggaran Dasar, akta perjanjian-perjanjian dalam rangka penawaran umum dan juga notulen-notulen rapat. (Sumber: lots.co.id) 2. Tahap Pengajuan Pernyataan Pendaftaran Pada tahap ini, dilengkapi dengan dokumen-dokumen pendukung calon emiten menyampaikan pendaftaran kepada BAPEPAM-LK hingga BAPEPAM-LK menyatakan Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif. 3. Tahap Penawaran Saham Tahapan ini merupakan tahapan utama, karena pada waktu inilah emiten menawarkan saham kepada masyarakat investor. Investor dapat membeli saham tersebut melalui agen-agen penjual yang telah ditunjuk. Masa Penawaran paling kurang satu hari kerja, dan paling lama 5 (lima) hari kerja. Perlu diingat pula bahwa tidak seluruh keinginan investor terpenuhi dalam tahapan ini. Misal, saham yang dilepas ke pasar perdana sebanyak 100 juta saham sementara yang ingin dibeli seluruh investor berjumlah 150 juta saham. Jika investor tidak mendapatkan saham pada pasar perdana, maka investor tersebut dapat membeli di pasar sekunder yaitu setelah saham dicatatkan di Bursa Efek. 4. Tahap Pencatatan saham di Bursa Efek Setelah selesai penjualan saham di pasar perdana, selanjutnya saham tersebut dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

Lots

Apa itu Go Public ?

Go Public atau yang dikenal sebagai penawaran umum merupakan kegiatan penawaran saham atau lainnya yang dilakukan oleh perusahaan yang akan go public untuk menjual sahamnya. Secara singkatnya, go public adalah penawaransaham kepada masyarakat umum yang sesuai dengan tata cara berdasarkan UU Pasar Modal dan Peraturan Pelaksanaannya.

promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo

Alasan perusahaan Go Public

  • Dana untuk pelunasan liabilitas

Perusahaan menjual sebagian saham dan menggunakan hasil penjualannya guna membayar hutang-hutang tak terbayar dengan tujuan melunasi kewajiban-kewajibannya yang tertunggak.untuk menghindari sanksi hingga dipailitkan oleh pengadilan.

  • Ekspansi Pasar

Go Public merupakan salah satu solusi termudah bagi perusahaan untuk memperluas cakupan market share atau melakukan diferensiasi pangsa pasar.

  • Meningkatkan Branding dan Reputasi

Pemilik bisnis bisa melihat bagaimana reaksi pelaku pasar modal terhadap pengumuman go public perusahaannya, termasuk sentimen-sentimen yang terjadi di kalangan pengamat bisnis dan kompetitor untuk mengukur kekuatan brandingnya.

  • Perubahan Struktur Pemilik Saham

Ketika terjadi perubahan struktur pemilik saham di internal bisnis, atau terjadi masalah yang membuat pemilik saham tidak bisa bekerjasama lagi dengan perusahaan tersebut, maka salah satu solusi yang diambil adalah go public sehingga perusahaan dapat menghindari krisis ketika terjadi penarikan modal secara tiba-tiba.

Keuntungan Go Public

  • Tambahan dana: Dengan tujuan bisnis yang lebih besar, tentunya perusahaan juga membutuhkan pendanaan yang lebih banyak. Perusahaan yang memiliki performa yang baik dan stabil serta reputasi yang baik dapat mendorong perkembangan demand sehingga menaikkan nilai sahamnya juga.
  • Meningkatkan Valuasi Aset Perusahaan: Go public dapat mendorong peningkatan valuasi aset perusahaan, baik aset tetap maupun aset lancar. Valuasi aset yang besar secara otomatis mendorong peningkatan produktivitas serta profitabilitas perusahaan.
  • Terbukanya Kesempatan Mendapat Penanaman Modal Asing (PMA): Keuntungan go public berikutnya adalah membuka kesempatan bisnis untuk menerima Penanaman Modal Asing (PMA) yang memiliki potensi lebih tinggi daripada investasi domestik. Penerima PMA pun dapat memperluas ekspansi pasar dan memiliki cadangan pendanaan lebih besar.

Menghindarkan Perusahaan dari Pailit: Penawaran saham memberikan dana cadangan tambahan yang berguna untuk mencegah terjadinya masalah-masalah keuangan, seperti piutang tak tertagih, kebangkrutan, dan sebagainya.

Syarat Menjadi Perusahaan Go Public

  • Dari Segi Operasional Perusahaan

Perusahaan harus berbentuk Perseroan Terbatas (PT) serta memiliki komisaris independen, direktur, komite audit, unit audit internal, dan sekretaris perusahaan. Selain itu, perusahaan go public harus berusia minimal 3 tahun dengan core business yang sama.

  • Dari Segi Persentase Saham

Perusahaan harus punya saham free (belum dimiliki pemegang lainnya) sebesar minimal Rp300 juta, yang merupakan 10% - 20% dari akumulasi saham dengan pemegang dan saham free. Perusahaan juga harus bersedia menjual saham ke 1000 orang atau lebih tanpa memilih siapa pemegang sahamnya.

Proses Pengajuan Go Public

  • Mengadakan RUPS

Setelah syarat-syarat menjadi perusahaan go public terpenuhi, pihak direksi wajib mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) guna mengumumkan keputusan perusahaan melantai di bursa. RUPS ini penting guna meminta izin pada para investor pendahulu untuk go public, utamanya investor dengan persentase saham terbesar.

  • Memilih Underwriter

Langkah selanjutnya untuk menjadi go public adalah dengan memilih underwriter, agen yang dipercaya perusahaan untuk membantu proses penataan administrasi dan pengajuan registrasi ke BEI. Selain itu, underwriter juga bertugas menganalisa harga saham perdana terbaik sesuai valuasi perusahaan sebelum masuk ke bursa.

  • Mendaftarkan Diri ke BEI

Setelah dokumen registrasi go public lengkap, perusahaan bersama underwriter perlu mengajukan pendaftaran ke BEI. Selama proses pengurusan dokumen oleh, OJK juga akan mewawancara pihak perusahaan terkait validitas persyaratan go public. Jika BEI dan OJK menyetujui registrasi, perusahaan akan menerima Persetujuan Pencatatan Saham dan Izin Publikasi Prospektus dari dua lembaga tersebut.

  • Merilis Penawaran Saham

Setelah mendapat persetujuan go public, perusahaan bisa melakukan kegiatan publikasi sebanyak-banyaknya agar investor segera membeli saham. Publikasi ini bisa melalui berita, media sosial, TV, dan sarana komunikasi lainnya.


promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo

Istilah terkait yang ini

Mau cari istilah lain? 🔍