Ekonomi

Definisi Ekonomi

/eko·no·mi/ /ékonomi/ n Ek 1 ilmu mengenai asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan (seperti hal keuangan, perindustrian, dan perdagangan); 2 pemanfaatan uang, tenaga, waktu, dan sebagainya yang berharga; 3 tata kehidupan perekonomian (suatu negara); 4 cak urusan keuangan rumah tangga (organisasi, negara).

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Apa itu Ekonomi?

Ekonomi atau Perekonomian adalah serangkaian besar kegiatan produksi dan konsumsi yang saling terkait yang membantu dalam menentukan bagaimana sumber daya yang langka dialokasikan. Produksi dan konsumsi barang dan jasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka yang hidup dan beroperasi dalam perekonomian, yang juga disebut sebagai sistem ekonomi.

Perekonomian mencakup semua aktivitas yang berkaitan dengan produksi, konsumsi, dan perdagangan barang dan jasa di suatu daerah. Ekonomi berlaku untuk semua orang mulai dari individu hingga entitas seperti perusahaan dan pemerintah. Ekonomi suatu wilayah atau negara tertentu diatur oleh budaya, hukum, sejarah, dan geografi, di antara faktor-faktor lainnya, dan berkembang karena kebutuhan. Karena alasan ini, tidak ada dua perekonomian yang identik.

promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo

Jenis-Jenis Ekonomi

Ekonomi berbasis pasar memungkinkan barang mengalir dengan bebas melalui pasar, sesuai dengan penawaran dan permintaan. Indonesia bisa dianggap sebagai ekonomi pasar, di mana konsumen dan produsen menentukan apa yang dijual dan diproduksi. Produsen memiliki apa yang mereka buat dan menentukan harga mereka sendiri, sementara konsumen memiliki apa yang mereka beli dan memutuskan berapa banyak yang bersedia mereka bayar.

Namun, hukum penawaran dan permintaan dapat memengaruhi harga dan produksi. Jika permintaan konsumen untuk barang tertentu meningkat dan terjadi kekurangan pasokan, harga cenderung naik karena konsumen bersedia membayar lebih untuk barang itu. Pada gilirannya, produksi cenderung meningkat untuk memenuhi permintaan karena produksi didorong oleh keuntungan. Akibatnya, ekonomi pasar memiliki kecenderungan untuk menyeimbangkan dirinya secara alami. Ketika harga di satu sektor untuk suatu industri naik karena permintaan, uang, dan tenaga kerja yang diperlukan untuk memenuhi permintaan itu bergeser ke tempat-tempat di mana mereka dibutuhkan.

Ekonomi pasar murni jarang terjadi karena biasanya ada intervensi pemerintah atau perencanaan pusat. Bahkan negara sebebas Amerika Serikat bisa dianggap ekonomi campuran. Peraturan, pendidikan publik, tunjangan jaminan sosial disediakan oleh pemerintah untuk mengisi kesenjangan dari ekonomi pasar dan membantu menciptakan keseimbangan. Akibatnya, istilah ekonomi pasar mengacu pada ekonomi yang lebih berorientasi pasar secara umum.

Ekonomi berbasis perintah bergantung pada agen politik pusat, yang mengontrol harga dan distribusi barang. Penawaran dan permintaan tidak dapat berjalan secara alami dalam sistem ini karena direncanakan secara terpusat, sehingga ketidakseimbangan sering terjadi.

Ekonomi hijau bergantung pada bentuk energi terbarukan dan berkelanjutan. Sistem ini beroperasi dengan tujuan akhir untuk memangkas emisi karbon, memulihkan keanekaragaman hayati, mengandalkan sumber energi alternatif, dan secara umum melestarikan lingkungan. Ekonomi hijau cenderung berfokus pada inovasi teknologi yang meningkatkan efisiensi energi. Tujuan dari ekonomi hijau adalah untuk menyediakan konsumsi dan produksi sambil mengurangi atau menghilangkan dampak buruk pada bumi dan sumber dayanya.

Sementara, disiplin ekonomi dapat dibagi menjadi dua bidang fokus utama, ekonomi mikro, dan ekonomi makro.

Ekonomi mikro mempelajari perilaku individu dan perusahaan untuk memahami mengapa mereka membuat keputusan ekonomi yang mereka lakukan dan bagaimana keputusan tersebut mempengaruhi sistem ekonomi yang lebih besar. Ilmu ekonomi mikro mempelajari mengapa berbagai barang memiliki nilai yang berbeda dan bagaimana individu berkoordinasi dan bekerja sama satu sama lain. Mikroekonomi cenderung berfokus pada kecenderungan ekonomi, seperti bagaimana pilihan dan tindakan individu mempengaruhi perubahan dalam produksi.

Ekonomi makro, di sisi lain, mempelajari seluruh ekonomi, dengan fokus pada keputusan dan masalah skala besar. Makroekonomi mencakup studi tentang faktor-faktor ekonomi secara luas seperti pengaruh kenaikan harga atau inflasi pada perekonomian. Makroekonomi juga berfokus pada laju pertumbuhan ekonomi atau produk domestik bruto (PDB), yang merepresentasikan jumlah total barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu perekonomian. Perubahan pengangguran dan pendapatan nasional juga dipelajari. Singkatnya, ekonomi makro mempelajari bagaimana ekonomi agregat berperilaku.


promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo

Istilah terkait yang ini

Mau cari istilah lain? 🔍