• Produk
  • Promo
  • Artikel
Kamus Keuangan

Disaster Recovery Center

Kemampuan infrastruktur untuk melakukan kembali operasi secepatnya pada saat terjadi gangguan yang signifikan seperti bencana besar yang tidak dapat diduga sebelumnya.

Otoritas Jasa Keuangan

Apa Itu Disaster Recovery Center?

Disaster Recovery Center atau DRC adalah suatu tempat yang secara khusus ditujukan untuk menempatkan sistem, aplikasi, hingga data-data cadangan perusahaan ketika terjadi gangguan serius atau bencana yang menimpa satu atau berbagai unit kerja di perusahaan, seperti pusat penyimpanan dan pengolahan data dan informasi. Bank Indonesia selaku Bank Sentral di Indonesia menyarankan agar semua bank memiliki DRC jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Perusahaan yang memiliki layanan demografis yang luas, DRC-nya wajib berjarak minimal 35 kilometer dari pusat data di perusahaan. Keberadaan DRC dapat membantu bagian IT perusahaan agar mudah membuat rencana pemulihan data-data bila terjadi kehilangan akibat gangguan.

Fungsi Disaster Recovery Center

  • Meminimalisir kerugian finansial atau nonfinansial dalam menghadapi gangguan atau bencana alam yang meliputi fisik dan informasi berupa data penting dalam perusahaan.
  • Meningkatkan rasa aman antara personel, supplier, investor, dan pelanggan.
  • Mencegah faktor kesalahan manusia atau human error.
  • Menghindari kegagalan layanan karena mesin atau hardware yang tidak dapat bekerja secara optimal.

Tipe-tipe Discovery Recovery Center

1. Cold DRC

Cold DRC menyediakan sistem seperti yang berada di pusat data dimana aplikasi dan data akan diupload sebelum fasilitas DRC bisa digunakan. Proses pemindahan dari pusat data ke lokasi DRC akan dilakukan secara manual.

2. Warm DRC

Warm DRC menyediakan komputer dengan komponen seperti aplikasi, link komunikasi, serta backup data yang paling baru, dimana sistem tidak otomatis berpindah namun masih ada proses manual yang dilakukan seminimal mungkin.

3. Hot DRC

Hot DRC mengatur operasional bisnis secepat mungkin dengan link komunikasi yang sudah dipasang dan tersedia di lokasi DRC. Data dibackup secara berkelanjutan menggunakan koneksi langsung antara pusat data dan lokasi DRC, sehingga kegiatan operasional bisa berjalan saat itu juga tanpa harus mematikan sistem di pusat data yang lama.

Istilah lainnya dari Kategori Terkait

Business Continuity Planning (BCP)

Petunjuk yang berisi langkah-langkah secara rinci mengenai organisasi, tanggung jawab,dan prosedur dalam upaya pencegahan dan pemulihan suatu sistem pembayaran pada saat terjadi gangguan yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal.

Selengkapnya

Moral Hazard

“Dalam bidang ekonomi, risiko moral (bahasa Inggris: moral hazard) terjadi ketika seseorang meningkatkan paparan mereka terhadap risiko ketika tertanggung. Hal ini dapat terjadi, misalnya, ketika seseorang mengambil lebih banyak risiko karena orang lain menanggung biaya dari risiko-risiko tersebut.”

Selengkapnya

Pengamanan

Tindakan yang dilakukan investor untuk mengatasi kecenderungan pasar surat berharga jangka panjang yang berubah secara tiba-tiba; ketika tingkat suku bunga meningkat, harga, dan instrumen pasar uang yang berpenghasilan tetap akan menurun, sedangkan pendapatan untuk instrumen obligasi akan meningkat; dalam kondisi pasar yang demikian diperlukan back-up bagi para pemegang obligasi karena tidak dapat mencairkan atau menjual obligasinya secara mudah seperti pada saat kondisi sebelum pasar berubah; ketika investor mengantisipasi akan terjadinya pergeseran atau perubahan di pasar dengan menukar obligasi jangka panjang menjadi obligasi jangka pendek, investor tersebut telah mem-back-up atau mengubah portofolio investasinya (back up).

Selengkapnya

Promo Produk Keuangan Tokopedia

Lihat Semua Promo