Candlestick

Definisi Candlestick

Candlestick adalah salah satu jenis grafik harga saham yang digunakan dalam analisis teknikal yang menunjukkan harga tertinggi, terendah, pembukaan, dan penutupan dari suatu saham pada periode waktu tertentu.

Sikapi Uangmu OJK

Komponen Utama Candlestick

Candlestick yang saat ini digunakan sebagai analisis teknikal di pasar saham memiliki dua komponen utama, yaitu:

1.Tubuh Candle (Body)

Bagian dari candlestick yang menunjukkan harga pembukaan dan harga penutupan pada titik waktu tertentu yang ditunjukkan dari bentuk persegi empat berwarna merah atau hijau; atau hitam atau putih.

2.Ekor Candle (Shadow/Wick)

Bagian yang menunjukkan harga tertinggi dan harga terendah saham pada titik waktu tertentu yang ditunjukkan dari garis lurus yang membentang di atas dan di bawah tubuh candlestick dan berwarna sama seperti bentuk lilin (candle).

promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo

Fungsi Candlestick

Candlestick berguna sebagai teknik untuk trader trading forex, saham, atau crypto dalam memetakan dan membaca pergerakan harga di pasar finansial secara teknikal. Ini juga berguna sebagai salah satu analisis untuk strategi trading agar untung.

Jenis Pola Candlestick

Ada beberapa jenis pola candlestick yang biasanya muncul untuk menganalisis fluktuasi harga saham dan pola-pola ini digunakan untuk menentukan transaksi saham.

1. Hammer

Pola pembalikan ini mengarah dari downtrend (penurunan dari waktu ke waktu) menuju uptrend (naik dari titik terendahnya). Atau bisa dikatakan dari bearish menjadi bullish dengan ekor yang panjang.

2. Inverted Hammer

Pola ini adalah hammer terbalik, yakni perbedaannya terletak pada downtrend menuju uptrend. Dengan kata lain, dari penurunan menuju peningkatan.

3. Hanging Man

Pola hanging man merupakan pola pembalikan dari bullish menuju bearish. Dalam pola ini, tampak panjang ekor dua kali lipat panjang body dan berada di posisi uptrend.

4. Shooting Star

Pola shooting star adalah pembalikan dari uptrend menuju downtrend. Syarat pola ini adalah panjang ekor harus dua kali lipat panjang body dan berada di posisi uptrend. Terdapat titik konfirmasi yang mengindikasikan konfirmasi masuk ke pasar.

5. Spinning Top

Pola ini menunjukkan pasar yang tidak pasti. Bisa jadi pasar mulai jenuh membeli dan menjual. Selain itu, ada kekuatan yang sama antara penjual dan pembeli.

6. Doji

Doji menunjukkan kekuatan yang sama antara penjual dan pembeli sama seperti spinning top. Artinya, pasar tengah tidak pasti atau adanya perubahan tren.

7. Dragonfly Doji

Dragonfly doji menunjukkan kekuatan sama besar antara pembeli dengan penjual. Hal ini juga menunjukkan pasar yang tidak pasti atau kemungkinan perubahan tren.

8. Gravestone Doji

Pola ini kebalikan dari dragonfly doji, bentuknya seperti T terbalik atas bawah. Kemungkinan akan terjadi perubahan tren.

9. Morning Star

Morning star menunjukkan pola pembalikan dari uptrend menuju downtrend. Terdapat tiga formasi candle. Pertama merupakan bearish trend yang lebih besar daripada candle kedua, yakni spinning tops.

10. Evening Star

Pola ini menunjukkan pembalikan dari bullish ke bearish. Evening star adalah kebalikan morning star.


promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo
promo

Istilah terkait yang ini

Mau cari istilah lain? 🔍