Bantuan Penyelamatan

Definisi Bantuan Penyelamatan

Bantuan keuangan kepada bank tertanggung atau lembaga tabungan yang mengalami kerugian karena kredit macet, kondisi pasar yang lesu, atau penarikan dana dalam jumlah besar secara tiba-tiba oleh para deposan; upaya yang dilakukan oleh lembaga tersebut dapat berupa bantuan kepada bank bermasalah, pengupayaan akuisisi oleh lembaga keuangan yang sehat; dalam hal tertentu, dana asuransi simpanan (deposit insurance fund) memberikan bantuan dalam bentuk surat utang (promissory notes) untuk menutup perbedaan perkiraan nilai pasar dari aset dan kewajiban bank (kekayaan bersih bank telah menunjukkan posisi yang negatif) sehingga akan menyehatkan perusahaan tersebut (bailout).

Otoritas Jasa Keuangan

Apa itu Bantuan Penyelamatan?

Bantuan penyelamatan atau yang biasa dikenal dengan Bailout yang dalam istilah ekonomi dan keuangan digunakan untuk menjelaskan situasi dimana sebuah entitas yang bangkrut atau hampir bangkrut, seperti perusahaan atau sebuah bank diberikan suatu injeksi dana segar yang likuid, dalam rangka untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Seringkali bailout dilakukan oleh pihak pemerintah atau konsorsium beberapa investor yang akan meminta peran kendali pada entitas tersebut sebagai timbal balik untuk dana yang disuntikkan.

promo
promo
promo
promo
promo
promo

Kapan Harus Dilakukan Bantuan Penyelamatan?

Ketika Bank atau Lembaga pemerintahan tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada para deposan atau karena tidak bisa membayar atau pemenuhan permintaan dana-dana lainnya yang masih merupakan bagian dari kewajibannya. Memberhentikan operasional bank yang mengalami kegagalan ada dua alternatif yaitu pertama dapat dilikuidasi tanpa termasuk dalam skema penjaminan. Kedua, bila bank atau lembaga yang gagal merupakan yang dipertanggungkan maka pemerintah atau investor yang berada dalam jaminan pembayaran berdasarkan penjaminan oleh lembaga atau badan penjaminnya seperti pemerintah.

Kenapa Kegagalan Bank atau Lembaga Harus Dicegah?

Pencegahan bank atau lembaga harus dilakukan terus menerus agar dapat terus menjaga kepercayaan publik agar tidak turun atau bahkan hilang. Upaya menjaga dari penyelewengan dalam industri keuangan atau perbankan dapat dilakukan dalam tiga upaya yang harus saling mendukung, yakni adanya manajemen risiko, tata kelola yang baik dan disiplin pengaturan pasar. Adanya penerapan manajemen risiko dan tata kelola yang baik dapat membantu bank dapat memastikan arah dan strateginya telah sesuai dan konsistensi dengan yang direncanakan. Hal tersebut dapat mencegah pengelola bank melakukan tindakan yang melampaui derajat risiko yang telah digariskan.


promo
promo
promo
promo
promo
promo

Istilah terkait yang ini

Mau cari istilah lain? 🔍