• Produk
  • Promo
  • Artikel

Asuransi Pihak Ketiga

“Asuransi mengenai pertanggungan risiko karena bahaya tuntutan ganti rugi dari pihak ketiga (liability insurance).”

Otoritas Jasa Keuangan

Apa itu Asuransi Pihak Ketiga?

Asuransi pihak ketiga dikenal di dunia asuransi sebagai Tanggung Jawab Hukum terhadap pihak ketiga (TJH III). Yang dimaksud dengan pihak ketiga adalah pihak lain yang mengalami kerugian, baik pada mobil maupun dirinya sendiri, atau menjadi korban dalam sebuah kecelakaan. 

Bila kamu menerima pertanggungan ini, maka klausul mengenai asuransi pihak ketiga atau disebut Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga (TJH III) ini terdapat dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) mengenai Jaminan Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga.

Catatan Asuransi Pihak Ketiga

Pastinya dalam pertanggungjawaban ini mempunyai syarat-syarat yang ditentukan oleh pihak asuransi. Pihak asuransi akan meneliti, mereka ulang kejadian dan melihat perjanjian yang sudah dilakukan kedua belah pihak karena pada asuransi pihak ketiga pasti ada limit di dalamnya. Limit ini tergantung permintaan nasabah dan persetujuan asuransi. Biasanya, limit yang disediakan antara Rp10 juta, Rp25 juta, Rp50 juta, hingga Rp100 juta. Nasabah bisa saja meminta limit setinggi mungkin selama pihak asuransi menyetujui. 

Asuransi pihak ketiga cukup penting di kota-kota besar sebagai tindakan preventif menghindari persengketaan yang berlarut-larut.

Istilah lainnya dari Kategori Terkait

Asuransi Bahaya Perang

“Polis yang memuat pertanggungan risiko bahaya perang (war risk insurance).”

Selengkapnya

Asuransi Kebakaran

"Asuransi mengenai pertanggungan risiko atas barang-barang terhadap bahaya kebakaran dalam jangka waktu tertentu (fire insurance)."

Selengkapnya

Asuransi Segala Risiko

“Asuransi yang pertanggungannya mencakup segala macam risiko, kecuali bahaya yang secara tegas dinyatakan tidak ditanggung.”

Selengkapnya

Promo Produk Keuangan Tokopedia

Lihat Semua Promo