• Produk
  • Promo
  • Artikel
Kamus Keuangan

Analisis Rasio

/ana·li·sis/ /ra·sio/

“Analisis untuk menilai kinerja bank dengan menggunakan rasio keuangan dan rasio lain, antara lain meliputi rasio permodalan, kualitas aktiva produktif, rentabilitas, likuiditas, dan manajemen; analisis nisbah (ratio analysis)”

Otoritas Jasa Keuangan

Apa itu Analisis Rasio ?

Analisis Rasio adalah satu angka yang dibandingkan dengan angka lain sebagai suatu hubungan. Menurut Jonathan Golin, berpendapat bahwa rasio adalah suatu angka digambarkan dalam suatu pola yang dibandingkan dengan pola lainnya serta dinyatakan dalam persentase. Sedangkan keuangan adalah sesuatu yang berhubungan dengan akuntansi seperti pengelolaan keuangan dan laporan keuangan. Analisis rasio keuangan digunakan oleh dua pengguna utama, yakni investor dan manajemen. Investor menggunakan analisis rasio untuk melihat apakah perusahaan itu investasi yang bagus atau tidak. 

Analisis Rasio Keuangan atau Financial Ratio adalah merupakan suatu alat analisis yang digunakan oleh perusahaan untuk menilai kinerja keuangan berdasarkan data perbandingan masing-masing pos yang terdapat di laporan keuangan seperti Laporan Neraca, Rugi / Laba, dan Arus Kas dalam periode tertentu.

Fungsi Analisis Rasio

  1. Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio): Rasio likuiditas adalah rasio yang mengukur kemampuan likuiditas jangka pendek suatu perusahaan dengan melihat aktiva lancar perusahaan relatif terhadap hutang lancarnya.
  2. Rasio Perputaran Persediaan (Inventory turnover ratio): Rasio perputaran persediaan mengukur aktivitas atau likuiditas perusahaan dilihat dari ketersediaan barang. Rasio ini menunjukkan efisiensi di mana perusahaan menggunakan seluruh aktivanya untuk menghasilkan penjualan.
  3. Rasio Aktivitas (Activity Ratio): Rasio aktivitas menunjukkan tingkat efektivitas penggunaan aktiva atau kekayaan perusahaan kepada Anda.
  4. Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas (Profitability Ratio): Merupakan rasio yang menunjukkan tingkat imbalan atau perolehan dibanding penjualan atau aktiva.
  5. Rasio Investasi (Investment Ratio): Rasio investasi merupakan rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam memberikan kembalian atau imbalan kepada para pemberi dana, khususnya investor yang ada di pasar modal dalam jangka waktu tertentu.

Tujuan dari adanya Analisis Rasio dalam sebuah perusahaan:

  • Sebagai alat barometer untuk melakukan forecasting atau memproyeksikan posisi keuangan dimasa yang akan datang.
  • Mereview kondisi perusahaan saat ini, permasalahan dalam manajemen, operasional maupun, keuangan.
  • Alat ukur untuk melakukan efisiensi di semua departemen perusahaan

Istilah lainnya dari Kategori Terkait

Analisis Likuiditas

“analisis atas laporan keuangan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya (liquidity analysis).”

Selengkapnya

Analisis Kecenderungan

“Salah satu metode analisis yang digunakan dalam rangka pemberian kredit; analisis dilakukan secara terperinci, meliputi nisbah keuangan dan aliran kas atau arus kas beberapa periode akuntansi untuk menentukan besamya kredit yang dapat diberikan; analisis ini berguna untuk menentukan apakah keadaan keuangan debitur cenderung membaik atau memburuk (trend analysis)”

Selengkapnya

Analisis Kinerja

“Analisis untuk menilai tingkat keberhasilan bank pada periode tertentu berdasarkan rencana kerja, laporan realisasi rencana kerja, dan laporan berkala bank; aspek yang dinilai terutama meliputi modal (capital), aset (assets), manajemen (management), hasil (earning), dan likuiditas (liquidity), disingkat CAMEL, kepatuhan terhadap ketentuan, dan aspek lain; di Indonesia analisis kinerja bank pada dasarnya dilakukan oleh Bank Indonesia sebagai bank sentral; analisis kinerja juga dapat dilakukan oleh pihak lain untuk berbagai tujuan.”

Selengkapnya

Promo Produk Keuangan Tokopedia

Lihat Semua Promo