• Produk
  • Promo
  • Artikel

Akumulasi

"aku.mu.la.si"

"n pengumpulan; penimbunan; penghimpunan: -- modal."

"n Ek tambahan periodik suatu dana dari bunga atau tambahan lain pada tambahan laba neto pada laba yang ditahan."

Kamus Besar Bahasa Indonesia

"Tambahan secara berkala atas suatu jumlah pokok, misalnya laba atas modal atau cadangan, bunga atas simpanan atau utang pokok (accumulation) akun rekening (account)."

Otoritas Jasa Keuangan

Apa Itu Akumulasi?

Akumulasi dalam bidang ekonomi adalah tambahan dana dari bunga atau sumber lain pada suatu total pokok secara terus-menerus sehingga akan menghasilkan output atau pendapatan yang lebih banyak di kemudian hari. Sedangkan secara umum, akumulasi bermakna mengumpulkan atau menghimpun sesuatu dengan tujuan yang sama, yaitu mendapatkan hasil yang lebih besar di kemudian hari.

Contoh Akumulasi

Berikut adalah contoh kasus dari akumulasi modal:

Pemerintah Republik Indonesia berniat untuk menambah produksi pangan nasional dengan cara meningkatkan produksi sayuran oleh para petani. Hal pertama yang Pemerintah RI lakukan adalah melakukan investasi infrastruktur dalam bentuk pembangunan jalan raya. Selain itu, pemerintah melakukan investasi lain dengan cara menyediakan traktor baru bagi petani. Investasi pembangunan jalan raya serta penyediaan traktor baru bagi para petani merupakan akumulasi modal yang dilakukan Pemerintah RI sehingga di kemudian hari produksi sayuran akan melimpah dan menambah produksi pangan nasional. Hal ini telah sesuai dengan tujuan utama akumulasi yaitu agar mendapatkan hasil yang lebih besar di kemudian hari.

Jenis-jenis Akumulasi


Berikut adalah beberapa jenis akumulasi:

  • Akumulasi Modal. Akumulasi modal atau capital accumulation adalah kegiatan atau proses menyimpan sebagian pendapatan untuk disimpan dan kemudian diinvestasikan kembali agar bertujuan untuk meningkatkan output atau pendapatan di kemudian hari.
  • Akumulasi Parkir. Akumulasi parkir merupakan jumlah total kendaraan yang sedang parkir di suatu tempat parkir di suatu waktu tertentu. Dengan informasi akumulasi parkir, hal ini bertujuan untuk mengendalikan parkir di suatu kawasan dan merencana ruang parkir yang akan dibutuhkan.
  • Akumulasi Penyusutan: Akumulasi penyusutan atau depresiasi adalah penyusutan atau penurunan nilai dari suatu aktiva tetap karena adanya jangka waktu pemakaian tertentu. Contoh dari akumulasi penyusutan ini terjadi pada peralatan kantor, peralatan tambang atau pabrik, gedung, kendaraan, dan lain sebagainya.

    Beberapa komponen variabel dalam perhitungan akumulasi penyusutan meliputi:
    • Harga perolehan: Adalah biaya yang dikeluarkan untuk membeli aktiva tetap
    • Nilai residu: Merupakan suatu taksiran atas nilai sisa penggunaan pada aktiva tetap
    • Harga buku: Merupakan nilai historis yang dihasilkan dari pengurangan antara harga perolehan dan akumulasi penyusutan aktiva tetap sepanjang umur ekonomisnya. Hal ini disebut juga dengan harga aktiva saat diperoleh.
    • Umur ekonomis: Adalah perkiraan pemakaian aktiva tetap berdasarkan batas waktu tertentu sesuai dengan pemakaian aktiva tetapnya.
    Akumulasi Biaya: Akumulasi biaya merupakan metode perhitungan akumulasi yang berguna untuk mengetahui seberapa besar jumlah atau biaya yang dikeluarkan untuk sebuah barang atau jasa. Terdapat dua jenis akumulasi biaya di dalamnya, yakni akumulasi biaya pesanan, dan akumulasi biaya proses.

Metode Perhitungan Akumulasi Penyusutan dan Rumusnya

Cara menghitung akumulasi penyusutan adalah dengan mengetahui metode depresiasi yang termasuk ke dalam perhitungan tersebut. Terdapat dua jenis metode yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Metode Garis Lurus (Straight Line Method): Adalah metode yang digunakan untuk mendapatkan nilai beban penyusutan aktiva yakni dengan cara asumsi aktiva tetap atau menghitung manfaat penggunaannya secara merata. Tingkat penurunan aktiva ini sama setiap tahunnya, sehingga biaya penyusutan aktiva akan terus diketahui pada tahun berikutnya. Rumus metode garis lurus dapat dilakukan dengan cara di bawah ini:

    D = (AC – SV)/LT

    Keterangan:
    D : Penyusutan (Depreciation)
    AC : Harga Perolehan (Acquisition Cost)
    SV : Nilai Residu (Salvage Value)
    LT : Umur Ekonomis (Long Term)

  • Metode Saldo Menurun. Metode saldo menurun adalah metode yang berfungsi untuk suatu perhitungan yang memiliki asumsi bahwa aktiva tetap akan memberikan kontribusi besar di awal masa manfaatnya. Misalnya saja seperti nilai akumulasi penyusutan peralatan pasti akan lebih kecil pada tahun awal dibandingkan tahun selanjutnya. Sehingga dapat dikatakan bahwa nilai aktiva ini akan turun tiap tahunnya, namun di sisi lain biaya akumulasinya akan terus bertambah besar. Berikut rumus dari metode saldo menurun:

    D = d% x BV
    d% = 1 – n√SV/AC

    Penjelasan :

    D : Penyusutan (Depreciation)
    d% : Tingkat Penyusutan (Depreciation Rate)
    BV : Harga Buku Sebelumnya (Book Value)
    SV : Nilai Residu (Salvage Value)
    AC : Harga Perolehan (Acquisition Cost)

Istilah lainnya dari Kategori Terkait

Harta

"n barang (uang dan sebagainya) yang menjadi kekayaan; barang milik seseorang."

Selengkapnya

Dana

"Uang tunai dan atau aktiva lain yang segera dapat diuangkan yang tersedia atau disisihkan untuk maksud tertentu (fund)."

Selengkapnya

Bunga

"n Ek imbalan jasa untuk penggunaan uang atau modal yang dibayar pada waktu tertentu berdasarkan ketentuan atau kesepakatan, umumnya dinyatakan sebagai persentase dari modal pokok."

Selengkapnya

Promo Produk Keuangan Tokopedia

Lihat Semua Promo