1. Home
  2. Berawalan A
  3. Aksio Pauliana

leaf-img-left
leaf-img-right

Aksio Pauliana

Gugatan yang diajukan kreditur untuk membatalkan perbuatan curang dari debitur yang merugikannya; lembaga aksio pauliana diciptakan untuk melindungi kreditur dari tindakan curang debiturnya, yaitu orang, persekutuan/badan hukum yang dinyatakan pailit (actio pauliana).

Otoritas Jasa Keuangan

Apa itu Aksio Pauliana?

Aksio Pauliana adalah hak yang diberikan oleh undang-undang kepada pihak kreditur dalam mengajukan permohonan kepada pengadilan untuk pembatalan segala perbuatan yang tidak diwajibkan untuk dilakukan oleh pihak debitur terhadap harta kekayaannya yang diketahui oleh pihak debitur, dan perbuatan tersebut merugikan pihak kreditur. 

Aksio Pauliana sangat erat kaitannya dengan utang piutang. Pada pasal 1131 KUH Perdata memuat ketentuan yang mengatur bahwa segala kebendaan debitur menjadi tanggungan untuk segala perikatan perorangan. Dengan adanya pasal itu lah seorang debitur bebas untuk menentukan bagaimana ia akan memanfaatkan segala kebendaan yang ia miliki selama tidak merugikan kreditur. 

Apabila debitur tetap melakukan perbuatan yang merugikan kreditur, di sinilah aksio pauliana dibutuhkan. 

Dalam kasus kepailitan, pengadilan mengangkat kurator, yakni orang yang bertugas untuk mengurus dan membereskan kasus kepailitan. Bila sebuah hal telah diputuskan pailit, kurator lah yang mengajukan gugatan pembatalan segala perbuatan yang dinilai merugikan pihak kreditur kepada pengadilan.

Syarat Untuk Memenuhi Gugatan berdasarkan Aksio Pauliana

Sebelum mengajukan gugatan aksio pauliana, ada beberapa hal yang harus diajukan, antara lain:

  1. Diajukan oleh kreditur yang memiliki kewenangan untuk mengajukan tuntutan.
  2. Diajukan terhadap tindakan hukum debitur, baik yang tidak diwajibkan oleh undang-undang, maupun yang seharusnya wajib dilakukan berdasarkan perjanjian.
  3. Tuntutan hanya diajukan oleh kreditur yang dirugikan atas perbuatan hukum debitur.
  4. Kreditur harus membuktikan bahwa, debitur maupun pihak lawan mengetahui bahwa perbuatan hukum yang dilakukan oleh debitur akan merugikan kreditur. 

Tujuan Aksio Pauliana

Tujuan utama dalam berbagai kasus hukum adalah memastikan kepentingannya dapat dipulihkan. Begitu juga dalam perkara kepailitan. Para kreditur berharap tidak adanya pengurangan aset pihak debitur yang pailit (bankrupt estate) sehingga pembayaran utang oleh pihak debitur bisa berjalan maksimal.

Pengurangan aset pihak debitur yang pailit tersebut bisa dalam bentuk penjualan aset perusahaan yang mengakibatkan berkurangnya total aset, bahkan habis, saat disampaikan kepada pihak kreditur. Maka, para kreditur berupaya lebih dengan mengajukan “gugatan lain-lain” seperti gugatan aksio pauliana kepada pihak debitur yang hampir atau sudah diputuskan pailit oleh pengadilan.

Dengan terpenuhinya syarat-syarat pengajuan gugatan actio pauliana, pihak kreditur berharap perbuatan hukum yang merugikan yang dilakukan pihak debitur tersebut dapat dibatalkan oleh pengadilan.

Istilah lainnya dari Kategori Terkait

Istilah Populer Terbanyak Dicari

Reksa Dana

Promo Produk Keuangan Tokopedia

Lihat Semua Promo